Sunday, October 26, 2014

-SAHABAT-

Tidak semua teman dapat kamu jadikan sahabat. Kata 'sahabat' itu ibarat sebuah tahtah ataupun posisi yang akan kamu berikan kepada seseorang di dalam hati untuk mengisi kehidupanmu.

Sepengetahuanku, sahabat adalah seorang yang mengerti kondisi kamu.
Dapat merasakan kesedihanmu, dan bersuka cita atas kebahagiaan yang kamu terima.
Seorang sahabat itu adalah pundak yang dapat dijadikan sandaranmu ketika kamu ingin berpeluh resah.
Seorang sahabat itu adalah tongkat yang menopangmu ketika kamu mulai memincang langkah.
Seorang sahabat adalah mata yang selalu melihatmu meski kamu berjarak jauh melintang.
Seorang sahabat adalah tangan yang kuat menggenggammu ketika kamu ragu melangkah.
Seorang sahabat itu seperti bibir yang selalu jujur berucap tanpa perlu berkata manis walau dalam kondisi pahitpun itu.
Dia adalah orang yang mengerti setiap tetesan air matamu. 
Dia yang selalu mengamatimu dari sudut kejauhan. 
Dia yang selalu memikirkanmu diluar dari jangkauan pikiranmu.
Dia yang tak pernah lelah mendengar keluh kesahmu, mendengar cerita manismu. 
Terlebih lagi mendengar teriak tangismu terhadap ketidakpedulian dunia kepadamu.
Dia yang akan menegurmu ketika langkahmu mulai serong.
Membagi apa yang dia miliki ketika kamu kekurangan.

Tak perlu berkata begitu banyak denganmu di dalam hari-harinya, namun namamu selalu ada di hatinya.

Setiap kekonyolanpun terjalin, tertawa terbahak-bahak karena kebodohan masing-masing tanpa perlu merasa takut direndahkan. Kamu akan merasakan betapa nyamannya bersama dia.
Menjadi diri sendiri itulah yang dituntutnya darimu.
Bukan berarti tidak akan muncul masalah diantara kalian, namun masalah bukanlah penghalang kalian untuk tetap bersahabat. Masalah itu adalah sesuatu hal yang membuat kalian semakin dekat dan bukan menjauh bahkan menghilang. Hanya butuh cara yang praktis untuk menyelesaikan masalah bersama-sama. 

Akan begitu banyak makna sahabat yang sulit dijabarkan satu per satu di dalam tulisan ini.
Namun pada akhirnya bagiku sahabat itu adalah seorang yang menerimamu apa adanya, seburuk apapun dirimu di mata dunia.


Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu,
dan menjadi saudara dalam kesukaran.
 (Amsal 17:17)

Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang 
yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. 
(Yohanes 15:13)

Ada teman yang mendatangkan kecelakaan, 
tetapi ada juga sahabat yang lebih karib daripada seorang saudara. 
(Amsal 18:24)


Dan yang menjadi pertanyaannya ialah :
" Siapakah pribadi yang dapat memiliki tahtah 'sahabat' itu di dalam hidupmu? "


written by: 
LaDy Sitoradostdaram
Ophie Chien, 
Jkt. Sunday. 261014. 11.56wib



No comments:

Post a Comment