Saturday, August 28, 2010

-Riakku-


Apa yang dapat aku renungkan saat ini ketika aku melihat suasana gereja kecil di Desa terpencil di salah satu Kab.Bandung ini???

Betapa merindunya hati anak-anak kecil ini untuk datang kepada Tuhan; menyembahNya, menaikkan Puji Syukur, Berdoa dan Mengenal isi hati Tuhan dengan mempelajari FirmanNya??

Adakah aku juga demikian??
Suatu teguran luar biasa. Acap kali di tengah kesibukkanku yang cukup keterlaluan, membuatku sering melupakan siapa Penciptaku. Siapa yang memberikan nafas ini? Dan Siapakah yang memberikan segala hal yang aku punya saat ini??/

Rasa syukur sering kali terabaikan ketika banyak hal yang tidak aku inginkan terjadi dalam hidup ini, namun harus terjadi. Kesal, benci, bahkan amarah mungkin terlintas sejenak.
Sampai aku duduk terdiam dan merenung kembali. Melihat kejadian yang DIA berikan untukku selama ini... Betapa Luar biasanya Tuhanku. Segala hal yang mungkin aku inginkan, tidak dikabulkanNya, namun Dia memberikan segala hal yang aku butuhkan.

Untuk air mataku yang selalu mengiringi langkahku setiap harinya, sampai mungkin aku merasakan betapa lelahnya aku melangkah dengan rintangan-rintangan yang tak kunjung berhenti. Namun, jika aku merenung kembali... Oh, God's so amazing.... Aku mampu melalui segala rintangan-rintangan itu dari tahun ke tahun. Hingga aku berusia 24 tahun kali ini.

That's because of YOU..
Semua karenaNya. Jika bukan karenaNya, mungkin aku tidak akan menjadi aku yang sekarang.



Perjuanganku akan sangat sia-sia jika aku hanya mengandalkan kekuatanku sendiri. Segala hal yang ingin ku raih ; CITA dan CINTA mungkin akan terbuang sia-sia jika aku tidak membawa DIA sebagai 'Jaksa Agung' yang menilai layak dan tidak layaknya hal-hal tersebut untuk ku gapai.


TeguranNya yang menghampiriku, setiap harinya, sering kali terabaikan olehku. Sampai mungkin aku merasakan 'cubitan' Nya, di saat itulah aku harus meneteskan air mata.

Kembali aku mengingat akan segala hal yang aku lakukan beberapa waktu yang lalu. Kebodohan, dan ketololan yang luar biasa. Tak sadar ternyata aku sedikit mengabaikanNya, sampai akhirnya Tuhan men'cubit'ku..

Mmmmmm.. sakit,,, cubitan yang cukup sakit... But,, I'm so thankfull.. Dia menyadarkanku lewat cubitan itu. Bak cubitan seorang Ayah kepada anak yang dikasihinya.. Demikianlah aku merasakannya.

Tuhanku memang luar biasa. Tidak sedikitpun Dia merencanakan untuk meninggalkanku. Tidak pernah sedikitpun Dia menginginkan hidupku sia-sia.

Thank's alot God, untuk cubitan itu. Walau sakit, tapi aku menikmatinya. Sampai akhirnya, kini aku mendapatkan jawaban yang sesungguhnya. Jika aku melanjutkan hal 'butut' itu, mungkin akan sia-sialah semuanya. Dan aku sudah akan menghabiskan waktu, tenaga, materi bahkan yang aku tidak rela adalah AIR MATA..
Aku tidak rela air mataku tumpah untuk hal 'butut' ini...

This's the real life... I'd loved this so much...

I'm so happy to be YOURS.



LaDy, dalam perenungan sejenak,
Bdg,280810,07.41am.

No comments:

Post a Comment