Jika amarah penguasa menimpa engkau,
janganlah meninggalkan tempatmu
karena kesabaran mencegah kesalahan - kesalahan besar.
Pengkotbah 10 : 4
Tentunya kita pernah mengalami kondisi seorang pemimpin kita yang marah - marah bahkan mungkin sampai mencaci maki kita baik itu karena kesalahan kita ataupun karena kesalahan rekan kita. Kadang kala kondisi seperti itu bisa membuat kita jengah, kesal, sebel, ataupun mungkin kembali ingin membalas balik sikap beliau.
Apakah dengan membalas balik itu adalah solusi terbaik?
Menurut isi ayat alkitab tersebut, patutlah kita menggarisbawahi karena kesabaran mencegah kesalahan - kesalahan besar. Ini adalah rambu - rambu untuk kita dalam menghadapi kehidupan dunia kerja. Tidak hanya itu, pernyataan itu wajib kita terapkan dalam kehidupan sehari - hari kita.
Dengan mengendalikan diri, kita dapat mencegah hal - hal negatif yang tidak kita inginkan. Bukankah damai itu lebih menyenangkan daripada pertikaian ???
Kejadian dimarahi atau bahkan dicaci maki pemimpin kadang kala dapat membuat kita berpikir untuk mengambil keputusan dangkal: resign. Tidaklah baik mengambil keputusan jika sedang dalam kondisi 'berapi'. Oleh karena itu, belajar mengendalikan diri dan sabar adalah salah satu ilmu yang patut kita pelajari dan diterapkan setiap harinya.
Anyway, selamat bekerja makhluk ciptaan Tuhan.. Selamat belajar SABAR untuk satu hari ini.
.Ophie Chien.
Wednesday morning, 150616
No comments:
Post a Comment