Tuesday, February 5, 2013

-Mengasihi Saat Dilukai-

(Lukas 23:34) Yesus berkata : "Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat. "


Lagu "Tie a Yellow Ribbon Around The Old Oak Tree" yang diliris pada bulan Februari 1973 menjadi lagu hits selama tahun 1973 di Amerika. Menariknya, lagu tersebut menjadi hits dan sangat terkenal karena syair lagu tersebut merupakan kisah nyata tentang kasih sejati. Seorang pria memperlakukan anak istrinya sangat buruk. Hampir setiap saat ia menghajar dan memukuli anak istrinya. Sampai suatu ketika pria ini pergi ke New York dan meninggalkan anak istrinya begitu saja. Lama tidak terdengar kabar, pria ini ternyata tertangkap polisi dan di penjara karena terlibat dalam dunia kriminal, seks bebas, narkoba, dan perampokan. Saat pria ini menyelesaikan masa tahanannya, ia sadar akan dosa-dosanya dan ingin kembali kepada anak istrinya yang telah lama ia tinggalkan. Dalam keraguan, ia menulis surat kepada istrinya kalau ia ingin kembali ke rumah. Pria ini sadar bahwa istrinya mungkin tak akan memaafkannya, karena itu ia berkata andai istrinya mau mengampuni dan menerimanya kembali maka ia minta agar istrinya mengikat sehelai pita kuning di pohon oak pusat kota. Kalau pun istrinya tidak bersedia mengampuni, ia tidak akan mengganggu kedamaian istri dan anak-anaknya. Ketika hari pembebasannya tiba dan pria ini menuju ke rumah, alangkah terkejutnya pria ini karena ia tidak melihat sehelai pita kuning, tapi beratus-ratus pita kuning yang menutupi pohon oak tersebut.






Inilah kisah nyata tentang arti pengampunan yang sebenarnya. Kasih adalah mengampuni, bahkan mengampuni saat disakiti. Tidak mudah melakukannya, tapi setiap orang percaya mendapat kasih karunia Tuhan untuk bisa mengampuni saat disakiti. Teladan yang sempurna sudah Tuhan tunjukkan kepada kita saat Dia tergantung di atas kayu salib. Dalam penderitaan, dalam kesakitan, dan dalam kesendirianNya, Yesus masih menyempatkan diri berdoa kepada BapaNya agar Tuhan mengampuni orang-orang yang menyalibkanNya. Yesus mengampuni saat terluka. Apakah saat-saat ini kita menerima perlakuan yang buruk dari seseorang? Kita dilukai, dikecewakan, dikhianati, dan disakiti? Jika ya, marilah kita belajar untuk mengasihi dan mengampuni mereka. Mengasihi saat disakiti. Mengampuni saat terluka.


Spirit, 2013-RH

No comments:

Post a Comment